Harlah Kejaksaan ke-81, Kejari Ngawi Tanam Pohon Produktif di Alas Srigati Dorong Wisata Agro dan Ekonomi Warga

Redaksi | News
oleh

NGAWI KLIKSURABAYA CO ID-Peringatan Hari Lahir Kejaksaan ke-81 tidak hanya menjadi momentum refleksi kelembagaan. Kejaksaan Negeri (Kejari) Ngawi bersama Pemerintah Kabupaten Ngawi, Perhutani, Komunitas Media Pengadilan Kejaksaan (KOMPAK), dan masyarakat turut menggerakkan kepedulian terhadap lingkungan melalui penanaman pohon produktif di kawasan Alas Srigati, Desa Babadan, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Lahir Kejaksaan ke-81 yang diperingati pada 2 September 2026. Sejumlah bibit tanaman buah produktif ditanam di kawasan hutan Srigati dengan harapan tidak hanya memperkuat penghijauan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

 

Jenis tanaman yang ditanam antara lain mangga, alpukat, durian, jambu, dan nangka. Pemilihan tanaman produktif tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan sekaligus membuka peluang pengembangan ekonomi masyarakat.

Kepala Kejaksaan Negeri Ngawi Beny Hermanto menjelaskan, kegiatan penanaman pohon tersebut berawal dari banyaknya ucapan selamat Hari Lahir Kejaksaan yang diberikan dalam bentuk bibit tanaman.

Foto: Kejari Ngawi bersama KOMPAK dan masyarakat menanam pohon produktif di Alas Srigati Ngawi

Alih-alih sekadar menjadi simbol peringatan, bibit-bibit tersebut kemudian dimanfaatkan untuk kegiatan penghijauan di kawasan Alas Srigati.

“Jadi kami juga ada program ini karena kami mendapat banyak ucapan, tetapi dalam bentuk bibit pohon. Oleh karenanya, kita tanam di Alas Srigati,” ujarnya.

Menurutnya, penanaman pohon produktif menjadi bagian dari upaya menjadikan momentum Hari Lahir Kejaksaan memiliki dampak nyata bagi lingkungan dan masyarakat.

Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko menyambut positif kegiatan tersebut. Menurutnya, masyarakat menjadi salah satu pihak yang diharapkan memperoleh manfaat langsung dari penanaman tanaman produktif di kawasan Srigati.

Foto: Kejari Ngawi bersama KOMPAK dan masyarakat menanam pohon produktif di Alas Srigati Ngawi

Selama ini, Srigati dikenal sebagai salah satu kawasan wisata religi. Dengan keberadaan tanaman buah produktif, kawasan tersebut dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan lebih jauh sebagai destinasi wisata agro.

“Harapannya nanti bisa dijadikan juga sebagai wisata agro. Ada tanaman buah, tanaman produktif yang sekaligus bisa meningkatkan kegiatan ekonomi baru bagi komunitas warga masyarakat Srigati,” katanya.

Pengembangan tersebut diharapkan dapat membuka ruang bagi tumbuhnya aktivitas ekonomi baru, khususnya bagi komunitas warga dan petani yang berada di sekitar kawasan hutan.

Rangkaian kegiatan di Srigati juga diisi dengan bakti sosial yang dilakukan Komunitas Media Pengadilan Kejaksaan Surabaya atau KOMPAK Surabaya.

Foto: Kejari Ngawi bersama KOMPAK dan masyarakat menanam pohon produktif di Alas Srigati Ngawi

Dalam kegiatan tersebut, KOMPAK memberikan bantuan berupa peralatan salat kepada masyarakat serta mushola yang berada di kawasan Srigati.

Ketua Umum KOMPAK, Budi Mulyono, mengatakan kegiatan bakti sosial tersebut merupakan bagian dari program Jumat Berkah yang dilaksanakan secara berkelanjutan.

Dana untuk kegiatan sosial tersebut dikumpulkan secara mandiri dari para wartawan setiap Jumat. Kali ini, program Jumat Berkah dilaksanakan bersamaan dengan rangkaian peringatan Hari Lahir Kejaksaan ke-81 di Kabupaten Ngawi.

Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat kolaborasi antara insan pers, aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menghadirkan kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung.

Perhutani turut memberikan apresiasi terhadap sinergi yang terbangun dalam kegiatan penanaman pohon di kawasan Srigati.

Bibit yang ditanam merupakan jenis MPTS atau Multi Purpose Tree Species, yakni tanaman yang memiliki fungsi ganda. Dari sisi ekologis, tanaman tersebut berperan dalam mendukung konservasi dan menjaga kelestarian lingkungan.

Sementara dari sisi ekonomi, tanaman buah produktif memiliki nilai manfaat yang dapat dikembangkan oleh masyarakat sekitar hutan.

Di kawasan Srigati juga telah terbentuk Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH). Keberadaan lembaga tersebut diharapkan dapat mendukung pemeliharaan tanaman sekaligus mendorong pengembangan potensi ekonomi masyarakat di sekitar kawasan hutan.

Selain penanaman pohon, rangkaian kegiatan Hari Lahir Kejaksaan ke-81 di Ngawi sebelumnya juga diisi dengan kegiatan tebar benih ikan di Sungai Srigati dan Sungai Tempuran.

Berbagai kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kepedulian terhadap lingkungan dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat.

Kolaborasi antara Kejari Ngawi, Pemerintah Kabupaten Ngawi, Perhutani, KOMPAK, dan masyarakat diharapkan tidak berhenti pada momentum peringatan Hari Lahir Kejaksaan.

Lebih dari sekadar seremoni, penanaman pohon produktif dan kegiatan sosial di Srigati diharapkan mampu memberikan dampak berkelanjutan, baik dalam menjaga kelestarian lingkungan maupun membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar.***

No More Posts Available.

No more pages to load.