Ngawi.kliksurabaya.co.id – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menyelenggarakan Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI) Travel Fair bertajuk “Merdeka Berwisata #DiIndonesiaAja” untuk mendorong pergerakan wisatawan nusantara sekaligus mengoptimalkan perputaran ekonomi domestik melalui aktivitas wisata dan konsumsi produk dalam negeri.
BBWI Travel Fair yang berlangsung pada 7–9 Agustus 2026 di Main Atrium Living World Kota Wisata, Cibubur, Jawa Barat, merupakan hasil kolaborasi Kemenpar bersama Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO) serta Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI).
Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar Ni Made Ayu Marthini dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (11/8/2026), mengatakan penyelenggaraan BBWI Travel Fair kali ketiga ini diarahkan untuk mengaktivasi pasar pada periode low season yang umumnya berlangsung pada Agustus hingga November, sekaligus mengoptimalkan potensi perjalanan akhir pekan (weekend getaway).
“Momentum bulan kemerdekaan adalah saat yang tepat untuk membangkitkan nasionalisme ekonomi melalui tindakan nyata, yakni berwisata di Indonesia dan berbelanja produk lokal. Melalui kolaborasi erat bersama HIPPINDO dan APPBI, kami hadir langsung di kawasan suburban strategis seperti Cibubur yang memiliki basis masyarakat kelas menengah-atas yang kuat,” kata Made.
Ia mengatakan langkah tersebut diharapkan turut mendorong pencapaian target 1,18 miliar perjalanan wisatawan nusantara sepanjang 2026.
Pameran pariwisata berskala business-to-consumer (B2C) ini mengintegrasikan dua kampanye nasional, yakni Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI) dan Belanja di Indonesia Aja (BINA).
Penyelenggaraannya juga beriringan dengan Indonesia Shopping Festival (ISF) 2026, program belanja nasional yang berlangsung serentak di berbagai pusat perbelanjaan di Indonesia pada 7–23 Agustus 2026.
Integrasi tersebut diharapkan dapat memperkuat keterkaitan antara aktivitas pariwisata, perdagangan, transportasi, akomodasi, kuliner, ekonomi kreatif, dan UMKM sehingga pergerakan wisatawan nusantara menghasilkan dampak ekonomi yang semakin luas di berbagai daerah.
BBWI Travel Fair kali ini menghadirkan 15 pelaku usaha pariwisata (seller) yang menawarkan beragam produk dan paket perjalanan, yakni Alodia Tour & Leisure, Artotel Group, Atourin, Badan Pelaksana Otorita Borobudur (BPOB), Dairy Land, Desa Wisata Selamanik, Exotic Group Nusantara, Explorer.id (White Horse), Jakarta Phinisi, Kereta Api Indonesia (KAI Group), Sarga Earthing Resort, Sejiva, Selaras Jiwo Journey, Wisata Kreatif Jakarta, dan Wisata Sekolah.
Berbagai produk wisata yang ditawarkan mencakup paket wisata edukasi anak, wellness dan inner journey, wisata gastronomi dan budaya, sailing cruise di perairan Jakarta, paket wisata Karisma Event Nusantara (KEN), hingga akomodasi di berbagai destinasi di Nusantara.
“Dalam pameran ini, kami secara khusus menghadirkan dan mempromosikan Karisma Event Nusantara sebagai salah satu program flagship Kementerian Pariwisata,” kata Made.
Made menjelaskan, berbagai event yang terangkum dalam KEN tidak hanya menjadi daya tarik yang mampu meningkatkan kunjungan wisatawan ke berbagai daerah, tetapi juga berperan menggerakkan ekonomi lokal.
Dampak tersebut antara lain tercipta melalui keterlibatan UMKM dan pelaku ekonomi kreatif, pembukaan kesempatan kerja, peningkatan aktivitas usaha masyarakat, serta penguatan pelestarian dan identitas budaya bangsa.
Dengan demikian, perjalanan wisatawan nusantara diharapkan tidak hanya meningkatkan mobilitas masyarakat antardaerah, tetapi juga menciptakan rantai manfaat ekonomi yang lebih panjang bagi masyarakat di destinasi.
Selain pameran produk dan paket perjalanan wisata, BBWI Travel Fair menghadirkan beragam aktivitas bagi pengunjung pusat perbelanjaan dan keluarga, di antaranya playground permainan tradisional, lomba kemerdekaan interaktif, face painting bertema Nusantara, serta panggung seni dan hiburan.
Menurut Made, kolaborasi antara promosi perjalanan wisata, aktivitas perdagangan, serta dukungan konektivitas transportasi publik menjadi bagian penting dalam mendorong masyarakat semakin mudah menjelajahi destinasi di dalam negeri.
“Melalui integrasi program promosi wisata BBWI, momentum Indonesia Shopping Festival 2026, serta kemudahan aksesibilitas transportasi publik di koridor Cibubur, Kementerian Pariwisata optimistis pameran ini dapat menstimulasi pergerakan ekonomi sekaligus menginspirasi masyarakat merayakan kemerdekaan dengan berwisata #DiIndonesiaAja,” kata Made.
Sepanjang 2026, rangkaian BBWI Travel Fair telah dilaksanakan sebanyak tiga kali. Edisi pertama bertajuk “Meraya Bersama” berlangsung di Mall Kota Kasablanka, Jakarta, pada 13–15 Februari 2026.
Edisi kedua bertajuk “Cerita Liburan Sekolah” digelar di Tunjungan Plaza 6, Surabaya, pada 15–17 Mei 2026. Sementara edisi ketiga, “Merdeka Berwisata #DiIndonesiaAja”, berlangsung di Living World Kota Wisata, Cibubur, pada 7–9 Agustus 2026.
